CONTOH RESENSI KUMPULAN CERPEN

Nah teman ini hasil karya saya, jika anda tidak cermat membacanya pasti akan keselahan. Buat yang plagiat seenaknya pasti akan salah.

“ RESENSI KUMPULAN CERPEN ”
Karya: Bernard Batubara

DiajukanUntukMemenuhi Salah SatuTugas
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Yang Disampaikan oleh Bapak Ahmad Badruzzaman S.Pd.



Disusun Oleh :
Reza Pahlevi
XII IPA
NIS. 1112.1.0061

JURUSAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
MADRASAH ALIYAH NEGERI RANCAH
KABUPATEN CIAMIS
TAHUN 2013

A.   PEMBUKA
1.      Judul Resensi Buku
Judul resensi buku ini adalah “Cermin”, karya Bernard Batubara. Buku ini sangat menarik dibaca, terutama bagi kalangan remaja.
2.      Data Buuku
Judul buku            : Cermin
Penulis       : Bernard Batubara
Terbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan     : Kedua
Tebal         : 192 Halaman
3.      Memperkenalkan Pengarang dan Karyanya
Pengarang dari buku ini adalah Bernard Batubara. Lahir di Pontianak, 9 Juli 1989. Lulusan teknik yang menyukai seni. Karya – karya nya antara lain :
a)      Buku Angsa – Angsa Ketapang (2010)
b)      Radio Galau FM : Frekuensi Patah Hati dan Cinta Yang Kandas (2011)
c)      Kata Hati (2011)
4.      Membandingkan Dengan Buku Sejenis
Cerpen ini cukup menarik, dan gaya bahasanya mudah di mengerti oleh semua umur, khususnya anak-anak. Sebagai pembanding untuk cerpen sejenis, contohnya yang berjudul “Lelaki Berpayung dan Gadis Yang Mencintai Hujan”,gaya bahasanya cukup bagus, namun dalam cerpen ini terdapat banyak sekali kata yang penulisannya salah.
5.      Perumusan Tema
Tema buku resensi ini adalah menceritakan tentang seorang gadis yang kurang percaya diri.
6.      Mengungkapkan Kesan
Kesan setelah membaca buku ini adalah terharu, ketika Zahara sedang menangis di dekat sungai setelah mengambil air untuk keperluan di dapur dan meratapi nasib Kakaknya yang serakah terhadap harta, datanglah Pangeran  dan Pangeran menghapus air mata Zahara untuk menghilangkan rasa gundahnya Pangeran pun meminta Zahara untuk menceritakan apa yang terjadi, dan Zahara pun pergi bersama Pangeran ke Istana, ternyata Zahara adalah perempuan yang selama ini Pangera impikan.
B.   ISI
1.      Sinopsis dan Ulasan Singkat Cerpen
Di sebuah dusun tinggallah seorang janda dengan dua orang anak perempuan. Anak pertama bernama Maryam dan anak ke dua bernama Zahara. Walaupun mereka sama perempuan tapi sifat mereka sangat bertolak belakang, Zahara memiliki sifat yang sangat mulia seperti suka menolong, tidak sombong dan selalu tersenyum, sedangkan Maryam memiliki sifat angkuh, dengki dan sinis.
Suatu hari Zahara disuruh ibunya untuk mengambil air disungai. Berangkatlah Zahara menuju sungai dengan perasaan riang gembira, sedangkan Maryam hanya bermalas-malasan setiap hari. Ketika Zahara mengambil air di sungai bertemulah dia dengan seorang nenek-nenek yang sudah tua “Cu, berilah nenek seteguk air, nenek sangat haus” dengan nada memelas. “Ini nek, kebetulan Zahra mengambil air sangat banyak, silahkan nenek minum sepuasnya” jawab Zahra kepada nenek tersebut, “Terima kasih Cu, kamu adalah anak yang sangat baik, sebagai balasannya nenek akan memberikan ISIM kepada mu Cu, jika kamu menginginkan sesuatu ingat lah pada nenek dan bicara seperti ini PERBUATAN YANG BAIK SANGAT MULIA, MELEBIHI SEKALIAN HARTA, maka apapun yang Cucu inginkan akan terkabul dalam jumlah 9” seketika itu pula nenek tersebut menghilang dari pandangan Zahara. Zahara mencoba membacakan isim tersebut untuk menghilangkan rasa penasrannya “PERBUATAN YANG BAIK SANGAT MULIA, MELEBIHI SEKALIAN HARTA” muncullah dari mulutnya bunga mawar 9 buah. Betapa senang sekali hati Zahara, segera dia bergegas pulang untuk menceritakan yang terjadi kepada Ibu dan Kakaknya.
Sesampainya dirumah segera Zahara meceritakan apa yang terjadi dan seperti biasa Maryam dengki terhadap Zahara, segera Maryam pergi ke sungai untuk mengambil air dan bertemu dengan nenek-nenek yang tadi bertemu dengan Zahara. “Cu, berilah nenek seteguk air, nenek sangat haus” pinta nenek kepada Maryam. “Tidak, aku cape dn berat membawa air ini, enak saja kau hanya bisa meminta” jawab Maryam dengan nada sinis. “Kau sangat sombong Cu, nenek akan memberikan Isim ini kepadamu karena kamu anak yang sangat sombong GADIS PEMARAH DAN BUSUK HATI, CELAKA SENGSARA SELALU MENDEKATI”. “Apa perlu saya ulangi kata-kata yang tidak peting itu?” jawab Maryam. Dengan tidak sengaja dia menyebutkan isim tersebut, dan keluarlah ular, lintah, kalajengking dari mulutnya, Maryam sangat ketakutan dia berlari menuju rumahnya. Maryam menangis pada ibunya dan menuduh Zahara telah menjelek-jelekan dia pada nenek terebut. Zahara sangat sedih, dia pergi dari rumah meratapi nasib kakaknya yang sekarang menjadi buruk. Zahara duduk termenung sambil menangis di tepi sungai, datanglah Pangeran  dan Pangeran menghapus air mata Zahara untuk menghilangkan rasa gundahnya Pangeran pun meminta Zahara untuk menceritakan apa yang terjadi, dan Zahara pun pergi bersama Pangeran ke Istana, ternyata Zahara adalah perempuan yang selama ini Pangeran impikan.
2.      Unsur Intrinsik Cerpen
a.       Tema   : Serakah
b.      Alur     : Mundur
c.       Latar    : Rumah, dan Tepi Sungai
d.      Tokoh dan Penokohan : Mayam adalah gadis yang bersifat angkuh, dengki dan sinis.
Ibu adalah seorang wanita yang kasih sayangnya berbeda, ibu lebih sayang kepada Maryam walupun Maryam memiliki sifat yang buruk.
Zahara adalah seorang gadis yang memliki sifat sangat mulia seperti suka menolong, tidak sombong dan selalu tersenyum.
e.       Amanat
- Janganlah menjadi manusia yang sombong.
- Janganlah menjadi manusia yang serakah.
- Tolonglah siapapun yang membutuhkan pertolonganmu.


3.      Keunggulan Cerpen
Cerpen ini sangat unggul dalam hal amanat, karena dalam cerpen ini banyak pelajaran yang dapat di pelajari oleh pembaca.
4.      Kekurangan Cerpen
Cerpen ini cukup menarik, dan gaya bahasanya mudah di mengerti oleh semua umur, khususnya anak-anak. Namun penulisan buku ini banya yang rancu, contohnya terdapat pada halaman 49, yang isinya “Apa sebab maka begitu”, seharusnya dengan kata “Tapi” juga sudah cukup.
C.    PENUTUP
Kesimpulan dari cerpen ini sangat baik untuk dibaca oleh semua umur, karena banyak pelajaran yang dapat di jadikan pelajaran.





Tanggal Periksa
Tugas
Nilai
Paraf






Penulis : Reza Pahlevi ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel CONTOH RESENSI KUMPULAN CERPEN ini dipublish oleh Reza Pahlevi pada hari Jumat, 15 November 2013. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 6 komentar: di postingan CONTOH RESENSI KUMPULAN CERPEN
 

6 komentar:

  1. wah makasih bangt gan berguna banget ane bingung disuruh guru ngebuat resensi dan alhamdulillah ane nemu situs agan ( tapi ane cantumkan sumber kok )

    BalasHapus
  2. maaf, juudul cerpen yang anda resensi itu apa ya?

    BalasHapus
  3. Ada berapa cerita itu bang, katanya kumpulan cerpen ?

    BalasHapus