Refraksi Optisi

Tentang Refraksi Optisi


Disarankan sebelum dan sesudahnya untuk , Klik dibawah ini:

Refraksi adalah kata lain dari pembiasan. 
Sedang Optik adalah cabang fisika yang menggambarkan kelakuan dan sifat cahaya dan interaksi cahaya dengan materi. Optik menerangkan dan diwarnai oleh gejala optik. Bidang optik biasanya menggambarkan sifat cahaya tampak,inframerah dan ultraviolet, tetapi karena cahaya adalah gelombang elektromagnetik, gejala yang sama juga terjadi di sinar-X, gelombang mikro, gelombang radio, dan bentuk lain dari radiasi elektromagnetik.

Di ruang bebas suatu gelombang berjalan pada kecepatan c = 3x108 m/dt. Ketika memasuki medium tertentu (dielectric atau nonconducting) gelombang berjalan dengan suatu kecepatan v, yang mana adalah karakteristik dari bahan dan kurang dari besarnya kecepatan cahaya itu sendiri (c). Perbandingan kecepatan cahaya didalam ruang hampa dengan kecepatan cahaya di medium adalah indeks bias nbahan sebagai berikut : n = c/v

Optisi itu sendiri diambil dari kata optik. Sehingga pengertian Untuk Refraksi Optisisecara singkat adalah pembiasan suatu cahaya.

Sedangkan Refraksi optisi kaitannya dengan dunia kesehatan adalah sangat terkait dengan alat rehabilitasi dalam bentuk kacamata maupun lensa kontak (contact lens), serta lensa tanam atau Intra Oculer Lens (IOL) sebagai pengganti lensa asli pada bolamata.

Namun karena Refraksi Optisi disini adalah bagian dari cabang kesehatan khususnya kesehatan mata maka pengertian refraksi optisi tidak terbatas hanya pada gejala-gejala optik itu saja tetapi akan mengarah pada pengertian yang lebih luas, yaitu mulai dari :
  • penyakit-penyakit mata terutama untuk kelainan refraksi,
  • gejala-gejala yang timbul dari kelainan refraksi,
  • observasi dan inspeksi keadaan bolamata,
  • kegiatan refraksi klinik,
  • penanganan dan pencegahan kelainan refraksi,
  • peresepan untuk kelainan refraksi,
  • pembuatan alat rehabilitasi kelainan refraksi,
  • penggunaan alat-alat ukur lensa sebagai pendukung kegiatan refraksi klinik, Laboratorium ophtalmik optik, maupun optikal,
  • Kegiatan laboratorium optik
  • dan lainnya yang terkait dengan refraksi optisi.
Untuk memahami dan mengerti tentang Refraksi Optisi dengan lebih mendalam tentunya harus belajar pada dunia pendidikan khusus yang berkaitan dengan dunia kesehatan dalam hal ini adalah pendidikan kesehatan mata. Pendidikan dapat ditempuh di dalam negeri ataupun di luar negeri.

Orang yang mendalami dan berkecimpung didalam dunia Refraksi Optisi disebutRefraksionis Optisien atau yang lebih tinggi lagi disebut Optometris. Seorang Refraksionis Optisien atau Optometris setelah lulus dari pendidikannya harus dan wajib mengangkat sumpah profesi sebagai syarat mutlak dalam dunia kesehatan, sehingga dalam bekerja sebagai profesional Refraksi Optisi dapat mempertanggungjawabkan semua kegiatannya baik di dunia maupun diakherat.

Sedangkan bagi mereka yang bukan seorang profesional Refraksi Optisi kemudian melakukan kegiatan meniru seorang profesional refraksi optisi adalah boleh dikatakan sebagai penipu terhadap masyarakat, dirinya, bangsa dan negara, terlebih terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Jelas sekali hal ini akan merugikan masyarakat banyak sehingga kelainan refraksi yang dialami masyarakat tidak tertangani dengan tepat dan benar. Padahal semestinya kelainan refraksi harus ditangani oleh tenaga profesional yang benar-benar seorang ahli/profesional dibidangnya. Disinilah tentunya peran pemerintah dan para profesional Refraksi Optisi harus jelas dan tegas untuk menindak serta memberi sanksi atas perbuatan malapraktek yang dilakukan oleh oknum-oknum yang bukan ahli dibidangnya. Karena jika dibiarkan terus-menerus seperti yang terjadi selama ini akan berdampak yang tidak baik, tidak baik untuk ahli refraksi optisi itu sendiri juga tidak baik dampaknya untuk masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi kelainan refraksi.

Tenaga Ahli Refraksi Optisi ataupun Optometri biasanya bekerja pada laboratorium optik, dan lensa, optikal, rumah sakit maupun sektor-sektor lain yang berhubungan dengan penanganan kelainan refraksi pada mata. Namun kegiatan dari refraksi optisi yang terbanyak adalah pada optikal maupun laboratorium lensa.

Adapun ilmu-ilmu yang harus dikuasai dalam dunia Refraksi Optisi antara lain :
  • ilmu kesehatan masyarakat
  • higiene sanitasi dan Undang-undang gangguan
  • anatomi fisiologi dasar
  • anatomi fisiologi mata
  • patofisiologi penglihatan
  • refraksi klinik
  • farmakologi
  • instrumentasi optometri
  • ophtalmic optik
  • laboratorium optik
  • lensa kontak (contact lens)
  • laboratorium lensa kontak
  • Instrumentasi laboratorium optik
  • low vision
  • fisika optik
  • geometri optik
  • hukum refraksi sinar
  • refraksi statis
  • etika profesi refraksi optisi/optometri
  • bahaya kebutaan
  • ekologi kependudukan
  • binokular vision
  • undang-undang kesehatan
  • undang-undang tenaga kesehatan
  • organisasi atau asosiasi profesi
  • medical law
  • peraturan-peraturan pemerintah NKRI
  • Statistik dan metodologi riset
  • manajemen optik
  • dan masih banyak lagi lainnya yang terkait dengan dunia refraksi optisi.

Penulis : Reza Pahlevi ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Refraksi Optisi ini dipublish oleh Reza Pahlevi pada hari Minggu, 03 Agustus 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Refraksi Optisi
 

0 komentar:

Posting Komentar